Sinar Agama

Yayasan Mulla Shadra Hasan Abu Ammar

Esensi Natural dan Esensi Bersyarat/berkondisi

﷽ 1. Apa yang dimaksud dengan wujud khariji dan perbedaannya dengan wujud khayal? 2. Terkait kulli tabi’i, saya membaca buku Daras Filsafat Islam (Ayatollah Taqi Yazdi qs.) bahwa ada perbedaan antara al’fard bi al-dzat dan al-fard bi al-aradh, mohon penjelasannya Ustadz terkait 2 hal tersebut. Silahkan simak penjelasan alm ust SA terkait dengan pertanyaan di …

Selengkapnya >

Aksiologi Dalam Filsafat Shadra ra

﷽ Apakah dalam filsafat Shadra ada pembahasan terkait aksiologi? Jika ada mohon penjelasannya Ustadz, karena saya masih sulit menemukan tulisan-tulisan beliau ra terkait aksiologi Silahkan simak tanggapan alm ustadz SA terkait dengan pertanyaan di atas di dalam PDF berikut:

Selengkapnya >

Alam Akal Sebelum Mulla Shadra ra

﷽ Beberapa filsuf menjelaskan bahwa akal terdiri atas 10 tahap. Apa dasar dari pengetahuan di atas ustad dan apa sebenarnya konsekuensi dari pengetahuan tersebut? Silahkan simak tanggapan alm ust SA terkait dengan pertanyaan di atas di dalam PDF berikut:

Selengkapnya >

Persaksian Ruh

﷽ Kesaksian itu bukan tanya jawab, Tetapi suara fitrah yang ada di setiap ruh manusia yang pasti meyakini adanya Pencipta. …

Selengkapnya >

Mahiyyah/esensi Dan lain-lain

﷽ Apa makna dari istilah-istilah berikut: “Mahiyyah”, “Penyusunan minor dan mayor”, “Menyusun premis-premis”, “Genus”, “Transeden”, “Intizaa’ii”,? Silahkan simak penjelasan alm ust SA terkait dengan pertanyaan di atas di dalam PDF berikut:

Selengkapnya >

Bendawiah, Benda dan Species

﷽ Apakah pembagian pada materi itu tidak terhingga/terbatas atau akan akan berhenti pada titik tertentu dimana materi itu tidak dapat dibagi lagi? Dan yang kedua, apakah potensi dan aktual ini adalah 2 substansi yang berlawanan tapi berada di dalam satu entitas/jism atau hanya 1 substansi saja yaitu shurah/aktual saja, karena quwwah itu hanya potensi yang …

Selengkapnya >

Wujud dan Gerak Wujud Dalam Filsafat

﷽ Dijelaskan secara kausasi gerak pada essensi (akibat) mutlak bergantung pada sebab (wujud), tetapi dalam hal ini wujud sendiri bersifat tetap, jadi bagaimana proses yang tetap bisa menggerakkan substansi tanpa membuat dirinya ikut bergerak? Mudahnya bagaimana bisa yang tetap bisa mencipta yang bergerak? Silahkan simak tanggapan alm ust SA terkait dengan pertanyaan di atas di …

Selengkapnya >

Wajib Wujud Mesti Wajib Dari Segala SisiNya

﷽ Dikatakan bahwa Wajib Wujud itu mestilah wajib dari segala sisinya, dikatakan yang mungkin secara umum bagi Wajib Wujud maka yang mungkin tadi itu menjadi wajib. Yang menjadi pertanyaan: bagaimana halnya dengan sifat-perbuatan, seperti Maha Pengampun, bagaimanakah sifat ini dapat ditegaskan (menjadi wajib) sebelum (bukan zamani) adanya makhluk? Silahkan simak tanggapan alm ust SA terkait …

Selengkapnya >

Tentang Akal dan Tingkatan Nabi saw

﷽ Kita semua tahu bahwa kualitas Nabi lebih tinggi dari Jibril, tetapi bukankah akal Muhammad teraktual menjadi Akal Mustofaad karena dipengaruhi/tidak lepas dari Jibril sebagai Akal Aktif? Sekiranya memang demikian, berarti Muhammad masih bergantung ke Jibril, dan menurut subyektifitasku mengatakan bahwa Kualitas Jibril lah yang lebih tinggi dari Muhammad. Atau bagaimana itu ustadz? Silahkan simak …

Selengkapnya >

error: Copyright © 2020, Sinar Agama - Mulla Shadra Hasan Abu Ammar ra