Benarkah ungkapan yang mengatakan: Kedudukan Imam-Imam Syi’ah lebih tinggi dibanding kedudukan para Nabi (termasuk Nabi Muhammad saww) dan para Malaikat (termasuk Malaikat Jibril). Imam Syi’ah mampu mencegah dan melarang kehendak Allah, serta mampu memerintah Allah sesuai kehendaknya. Imam Syi’ah bersifat ma’shum/tidak mungkin salah, justru Allah yang pernah melakukan kesalahan, seperti menurunkan al-Qur’an kepada Nabi Muhammad saww, semestinya kepada Imam Ali bin Abi Thalib. Orang yang tidak beriman kepada Imam-Imam Syi’ah dianggap kafir dan akan masuk Neraka?
Silahkan ikuti penjelasan dan tanggapan ustadz SA terkait dengan pertanyaan-pertanyaan di atas di dalam PDF berikut:
﷽ Apakah yang dimaksud dengan Sunah-Sunah (Allah) dalam Qur'an, sural Ali Imran ayat 137? Silahkan…
﷽ Saya ingin bertanya tentang Rincian shalat Sunnah Rasulullah. Beberapa bagian yang saya ingin tanyakan…
﷽ Sebagaimana diketahui bahwa Iran itu dulunya negara Sunni, sejak jaman Khalifah Umar sampai ke…
﷽ Dikatakan selama Imam Mahdi memerintah lebih kurang selama 8 tahunan, lalu beliau wafat di…
﷽ Mohon pencerahannya terkait dengan kasus Sampang, sebagai orang awam, terus terang saya bingung juga…
﷽ Imam Khumaini ra: “Ia -Shalat- yang dapat mencegah dari perbuatan dosa dan mungkar, ia…