Nama-nama selain Allah dari Nama-namaNya yang hakiki itu, adalah Dzat dan Sifat-sifatNya. Manusia bisa mencapai derajat sifat-sifatNya itu karena sifat-sifat tersebut bukan hakikat ZatNya yang Allah itu. Ketika manusia mencapai derajat Nama-nama atau Asma-Asma itu, maka ia menjadi salah satu tajalli dari Nama-nama Sifat tersebut. Karena itu, bisa dikatakan bahwa yang mencapai itu adalah NamaNya. Yakni tajalli dari NamaNya. ….
﷽ Apakah yang dimaksud dengan Sunah-Sunah (Allah) dalam Qur'an, sural Ali Imran ayat 137? Silahkan…
﷽ Saya ingin bertanya tentang Rincian shalat Sunnah Rasulullah. Beberapa bagian yang saya ingin tanyakan…
﷽ Sebagaimana diketahui bahwa Iran itu dulunya negara Sunni, sejak jaman Khalifah Umar sampai ke…
﷽ Dikatakan selama Imam Mahdi memerintah lebih kurang selama 8 tahunan, lalu beliau wafat di…
﷽ Mohon pencerahannya terkait dengan kasus Sampang, sebagai orang awam, terus terang saya bingung juga…
﷽ Imam Khumaini ra: “Ia -Shalat- yang dapat mencegah dari perbuatan dosa dan mungkar, ia…