Ketika sedang menyusun setrategi perang dikatakan bahwa seorang shahabat Nabi yakni Salman al-Farisi, bertanya kepada Nabi, ”apakah strategi yang sudah dicanangkan dalam peperangan ini merupakan wahyu ataukah ijtihad Nabi sendiri?” Yang kemudian dijawab oleh Nabi yang mulia, bahwa itu bukanlah wahyu. Kemudian, Salman pun mengusulkan menggunakan strategi menggali parit, yang karenanya disebut ’Khandaq’. Pertanyaannya:
1a. Bukankah tidak ada tindak-tanduk Nabi melainkan wahyu?
1b. Apakah dengan demikian terkesan seolah-olah Salman memiliki pengetahuan berupa
strategi perang yang tidak dimiliki oleh Nabi?…
Silahkan ikuti penjelasan alm ust SA terkait dengan pertanyaan-pertanyaan di atas di dalam PDF berikut:
﷽ Apakah yang dimaksud dengan Sunah-Sunah (Allah) dalam Qur'an, sural Ali Imran ayat 137? Silahkan…
﷽ Saya ingin bertanya tentang Rincian shalat Sunnah Rasulullah. Beberapa bagian yang saya ingin tanyakan…
﷽ Sebagaimana diketahui bahwa Iran itu dulunya negara Sunni, sejak jaman Khalifah Umar sampai ke…
﷽ Dikatakan selama Imam Mahdi memerintah lebih kurang selama 8 tahunan, lalu beliau wafat di…
﷽ Mohon pencerahannya terkait dengan kasus Sampang, sebagai orang awam, terus terang saya bingung juga…
﷽ Imam Khumaini ra: “Ia -Shalat- yang dapat mencegah dari perbuatan dosa dan mungkar, ia…