Pemahaman tentang wahdatul wujud, tidak wajib diterima sekalipun ada di dalam Qur’an, karena bisa dikatakan bahwa ia sendiri merupakan pahaman yang memerlukan kedalaman ilmu yang diluar jangkauan rata-rata akal manusia. Dan juga bukan lagi pembahasan Syi’ah-Sunnah, karena kebanyakan orang-orang (dan ulama) di dua kelompok itu, menentangnya, dan karena bagi yang tidak menentangnya dapat dipertemuakan dan memang telah bertemu. Oleh karenanya yang wajib diterima dan menentukan surga-nerakanya seseorang dalam Islam, hanyalah penjelasan Kalamnya, bukan Irfannya. Jadi, kalau ada pembaca yang tidak bisa menjangkaunya, maka biarkan saja hal ini berlalu. …..
﷽ Apakah yang dimaksud dengan Sunah-Sunah (Allah) dalam Qur'an, sural Ali Imran ayat 137? Silahkan…
﷽ Saya ingin bertanya tentang Rincian shalat Sunnah Rasulullah. Beberapa bagian yang saya ingin tanyakan…
﷽ Sebagaimana diketahui bahwa Iran itu dulunya negara Sunni, sejak jaman Khalifah Umar sampai ke…
﷽ Dikatakan selama Imam Mahdi memerintah lebih kurang selama 8 tahunan, lalu beliau wafat di…
﷽ Mohon pencerahannya terkait dengan kasus Sampang, sebagai orang awam, terus terang saya bingung juga…
﷽ Imam Khumaini ra: “Ia -Shalat- yang dapat mencegah dari perbuatan dosa dan mungkar, ia…