Tidak ada yang lepas dari Kuasa dan Kontrol Tuhan namun bukan berarti determinisme atau jabariah, Karena Kuasa dan Kontrol disini maknanya adalah pengontrolan sebab atas akibat-akibatnya, yakni akibatnya tidak akan pernah bisa lepas dari sebabnya.
Allah swt adalah sebab bagi MahlukNya tetapi Allah swt telah memberikan kemampuan dan ijin takwiniyah (pengwujudan) atas pilihan-pilihan manusia dalam bentuk perbuatannya itu.. Akan tetapi karena akibat itu tidak mungkin berpisah dan mandiri sedikitpun dari sebabnya maka sudah pasti perbuatan manusia juga merupakan mahlukNya.
Sangat mencerahkan silahkan disimak materinya..
﷽ Apakah yang dimaksud dengan Sunah-Sunah (Allah) dalam Qur'an, sural Ali Imran ayat 137? Silahkan…
﷽ Saya ingin bertanya tentang Rincian shalat Sunnah Rasulullah. Beberapa bagian yang saya ingin tanyakan…
﷽ Sebagaimana diketahui bahwa Iran itu dulunya negara Sunni, sejak jaman Khalifah Umar sampai ke…
﷽ Dikatakan selama Imam Mahdi memerintah lebih kurang selama 8 tahunan, lalu beliau wafat di…
﷽ Mohon pencerahannya terkait dengan kasus Sampang, sebagai orang awam, terus terang saya bingung juga…
﷽ Imam Khumaini ra: “Ia -Shalat- yang dapat mencegah dari perbuatan dosa dan mungkar, ia…