Saya pernah membaca sekelumit kalimat ini entah di mana saya lupa: ’’Hisablah dirimu sebelum hari penghisaban itu datang’’ dan ’’ tebuslah dirimu sebelum datang
padamu dimana tidak ada lagi hari tebus menebus’’ kira-kira begitulah kalimatnya. Setelah membaca sedikit catatan-catatan pak ustadz, kalimat-kalimat diatas
terasa ’nyambung’ bila tidak salah menyimpulkan. Mohon penjelasan tentang kalimat itu dan bila memungkinkan, bagaimana caranya: ’menghisab dan menebus diri’ di dunia ini..?
Silahkan ikuti penjelasan alm ust SA terkait dengan pertanyaan di atas di dalam PDF berikut:
﷽ Apakah yang dimaksud dengan Sunah-Sunah (Allah) dalam Qur'an, sural Ali Imran ayat 137? Silahkan…
﷽ Saya ingin bertanya tentang Rincian shalat Sunnah Rasulullah. Beberapa bagian yang saya ingin tanyakan…
﷽ Sebagaimana diketahui bahwa Iran itu dulunya negara Sunni, sejak jaman Khalifah Umar sampai ke…
﷽ Dikatakan selama Imam Mahdi memerintah lebih kurang selama 8 tahunan, lalu beliau wafat di…
﷽ Mohon pencerahannya terkait dengan kasus Sampang, sebagai orang awam, terus terang saya bingung juga…
﷽ Imam Khumaini ra: “Ia -Shalat- yang dapat mencegah dari perbuatan dosa dan mungkar, ia…
View Comments
بسم الله الرحمن الرحيم
اللهم صل على محمد وال محمد وعجل فرجهم