1 . Dalam catatan sinar agama saya mendapati definisi fakir = yang tidak mempunyai belanja dapur selama setahun baik cash atau kerja tetap. Saya belum mengerti definisi ini, mohon dijelaskan. 2. Siapa yang menghitung jumlah khumus, apakah sendiri atau ada petugas khusus? Kemana khumus harus dibayarkan? 3. Bagaimanan jika seseorang tidak dapat melaksanakan ibadah haji karena tidak mampu, apa hukumnya? 4. Apakah shalat qadha dapat menggantikan shalat yang ditinggalkan karena sengaja?
Silahkan ikuti penjelasan dan tanggapan ustadz SA terkait dengan pertanyaan-pertanyaan di atas di dalam PDF berikut:
﷽ Apakah yang dimaksud dengan Sunah-Sunah (Allah) dalam Qur'an, sural Ali Imran ayat 137? Silahkan…
﷽ Saya ingin bertanya tentang Rincian shalat Sunnah Rasulullah. Beberapa bagian yang saya ingin tanyakan…
﷽ Sebagaimana diketahui bahwa Iran itu dulunya negara Sunni, sejak jaman Khalifah Umar sampai ke…
﷽ Dikatakan selama Imam Mahdi memerintah lebih kurang selama 8 tahunan, lalu beliau wafat di…
﷽ Mohon pencerahannya terkait dengan kasus Sampang, sebagai orang awam, terus terang saya bingung juga…
﷽ Imam Khumaini ra: “Ia -Shalat- yang dapat mencegah dari perbuatan dosa dan mungkar, ia…