Mengutip statement ustadz di tulisan tentang cinta mencintai sebelum nikah: Kalau lelaki dan sudah mapan, maka segera cari wanita yang baik secara Islami yang profesional (taat dengan ilmu benar). Dan orang itu, baik ia cocok secara fisik atau tidak, tidak lagi dibahas dalam langkah ikhlash ini. Tetapi kalau masih mau menyekutukanNya dalam kawin ini, maka bisa saja cari yang cocok. Memang halal, Tetapi kurang ikhlash. Yang jelas, hindari cinta menyinta sebelum kawin.
Pertanyaannya adalah sejauh mana mempersekutukan-Nya dan ketidakikhlasan kepada-Nya, jika kita memilih kriteria background pendidikan dan lain-lain si wanita/pria?
Silahkan simak tanggapan alm ust SA terkait dengan pertanyaan di atas di dalam PDF berikut:
﷽ Apakah yang dimaksud dengan Sunah-Sunah (Allah) dalam Qur'an, sural Ali Imran ayat 137? Silahkan…
﷽ Saya ingin bertanya tentang Rincian shalat Sunnah Rasulullah. Beberapa bagian yang saya ingin tanyakan…
﷽ Sebagaimana diketahui bahwa Iran itu dulunya negara Sunni, sejak jaman Khalifah Umar sampai ke…
﷽ Dikatakan selama Imam Mahdi memerintah lebih kurang selama 8 tahunan, lalu beliau wafat di…
﷽ Mohon pencerahannya terkait dengan kasus Sampang, sebagai orang awam, terus terang saya bingung juga…
﷽ Imam Khumaini ra: “Ia -Shalat- yang dapat mencegah dari perbuatan dosa dan mungkar, ia…