Wahdatu Al-Wujud, bag: 8 (Hakikat Kesaksian atau Syahadat Kepada Nabi Muhammad saww)

﷽ Ketika diwajibkan bagi kita untuk menshalawati Nabi saww dan Ahlulbaitnya as, maka sudah tentu memiliki hikmah di dalamnya. Dan salah satunya adalah supaya manusia tetap punya hubungan dengan mereka as. Karena hubungan ini, walau hanya hubungan ingatan saja, akan tetap bermanfaat bagi kita, karena keingatan kita akan membuat semakin mencintai dan meniru mereka as. …

Selengkapnya >

Kedudukan Fantastis Imam bag: 4 (Bahwa Orang Syi’ah bertawassul kepada imam Mahdi as dengan surat yang diletakkan di kuburan-kuburan keluarga imam Ali as atau di padang sahara, dll)

﷽ Orang Syi’ah dan Sunni di masa lalu dan sebagian yang sekarang, meyakini bahwa imam Mahdi as sudah lahir tahun 250 H, sebagai putra dari imam Hasan Askari yaitu imam yang ke 11 as. Tapi kita sekarang tidak bisa berkirim surat seperti masih ada wakil yang 4 di abad-abad tiga dan empat itu. Jadi kirim …

Selengkapnya >

Tawassul dan Sekelumit Filsafatnya

﷽ Tawassul adalah pengakuan penerimaan dan pengagungan serta pemuliaan terhadap manusia-manusia mulia yang telah dipilih Tuhan sebagai kekasihNya karena ketaatan yang hebat dari manusia-manusia pilihan tersebut. Dan salah satu Falsafah atau hikmah anjuran bertawasul adalah penerimaan manusia akan apa-apa yang disayang Allah dan harus diimani manusia, seperti para Nabi dan Rasul. Karena itu, jangankan manusia …

Selengkapnya >

Lensa (bgn 2) : “Dan janganlah kamu mengatakan dirimu suci, Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa.”

﷽ Merasa paling suci dengan argument  adalah  memahami kebenarannya dan kesalahan yang lain dengan  argumentasi-gamblang, atau ilmu-mudah, atau dengan  premis-premis  ilmu-mudah. Ini kalau dalam pemikiran dan akidah. Tetapi kalau dalam amal, maka sulit perasaan itu dicapai bagi yang tidak makshum atau yang tidak memiliki sandaran makshum. Apalagi akhlak kurang mendukungnya kalau diantara sesama orang baik …

Selengkapnya >

Lensa (bgn 3) : Ilmu Akhlak

﷽ Akal selalu sejalan dengan hukum Tuhan (fikih).Tetapi yang dimaksud akal di sini adalah yang argumentatif gamblang, bukan yang samar. Nah, semua kebaikan (akliah dan fikhiyyah itu) itulah yang dikatakan akhlak yang baik. Sudah tentu masih  banyak  lagi  yang  dikategorikan  akhlak,  namun demikian mengapa  fiqih  sulit  diterjemahkan  dalam akal, kalau memang dikatakan fiqih itu sejalan …

Selengkapnya >

Lensa (Bgn 14) Tentang Benci

﷽ Benci berupa amal hati, bukan badani dan aplikatif. Benci di hati ini, sekalipun merupakan keharusan ketika tempatnya sudah benar secara argumentatif gamblang, bisa dibarengi dengan amal-amal hati lainnya. Yaitu amal-amal hati seperti harapan dan doa akan perubahan terhadap pelaku amal buruk itu. Semua itu tergantung kepada besar-kecilnya keburukan seseorang dan….  

Selengkapnya >

Memetik Pelajaran dari Majelis Tafsir Al-Qur’an oleh Ayatullah Al Uzhma Jawadi Amuli

﷽ Nabi saww diutus untuk membawa manusia kepada semua ketinggian derajat dan akhlak kemanusiaan (akidah, fikih, adab dan seterusnya. Ahlul Bait sebagai Imam Juga demikian tentunya meliputi vertikal dan horizontal Yaitu imam dan pemimpin segala bidang dan urusan. Jadi mereka bukan hanya untuk diketahui dan dipuja. Kesempurnaan mereka adalah milik mereka, dan tidak ada hubungannya …

Selengkapnya >

Hakikat Ikhtiar Manusia

﷽ Tidak ada yang lepas dari Kuasa dan Kontrol Tuhan namun bukan berarti determinisme atau jabariah, Karena Kuasa dan Kontrol disini maknanya adalah pengontrolan sebab atas akibat-akibatnya, yakni akibatnya tidak akan pernah bisa lepas dari sebabnya. Allah swt adalah sebab bagi MahlukNya tetapi Allah swt telah memberikan kemampuan dan ijin takwiniyah (pengwujudan) atas pilihan-pilihan manusia …

Selengkapnya >

error: Copyright © 2020, Sinar Agama - Mulla Shadra Hasan Abu Ammar ra