ornament-1a

Kalam

Kalam secarah harfiah bermakna kata-kata dan ucapan. Kalamullah yaitu ucapan atau firman Tuhan. Dan Ilmu Kalam adalah ilmu yang membahas, menerangkan, membela dan membuktikan Keyakinan dan akidah Islam berdasarkan dalil-dalil Naqli yaitu Quran dan Hadits. Ilmu kalam bergradasi, ada yang ekstrim yaitu menolak akal dalam pembuktiannya dengan alasan Tuhan lebih tahu tentang diriNya. Tetapi ada pula yang mengikut sertakan akal dalam dalil-dalilnya. Tetapi prioritas utamanya adalah dalil-dalil dari nash. Cendekiawan dan ulama ilmu kalam disebut dengan Mutakallim dan jamak/pluralnya adalah Mutakallimin. Tentaang sejarah mengapa disebut ilmu Kalam, dalam hal ini banyak pandangan yang kontrofersial dan berbeda. Salah satunya dan yang terbesar adalah pada sekitar pertengahan kedua abat pertama Hijriah terdapat perbedaan pandangan terkait dengan Kalamullah (firman Allah). Ada yang meyakini bahwa Kalamullah adalah Qodim (Dahulu) sifat Qodim yaitu yang tidak berawal, yaitu tidak didahului oleh ketiadaan konsekwensinya adalah Kalamullah merupakan esensi Tuhan dan merupakan sifat Zat. Tetapi ada yang mengatakan Kalamullah adalah Haadits (huduts) yang baru yaitu didahului oleh ketiadaan dan diadakan atau dicipta.

﷽ 1 . Sejauh mana kita bisa menembus ke-Tuhan-an kita? 2. Bagaimana (sedikit) gambaran alam ahadiyah? 3.  Bisakah ada pertemuan esensi kemanusiaan dan esensi keTuhanan? Silahkan ikuti penjelasan dan tanggapan ustadz SA terkait dengan makna dan maksud dari hadits  di atas di dalam PDF berikut:

﷽ 1 . Kemanakah sebenarnya tujuan akhir hidup manusia, ke surga atau bersatu dengan Tuhan? 2.  Apa makna kekal di surga dan di neraka ? Apakah kekal yang abadi atau kekal sementara? (mengingat surga dan neraka adalah ciptaan Tuhan, sesuatu yang dicipta tentu ada batasannya.) Silahkan ikuti penjelasan dan tanggapan …

﷽ Mengapa manusia selalu mengulangi perbuatan yang salah dan bagaimana cara mengatasinya? Apa ada amalan-amalan untuk mengatasinya? Silahkan ikuti penjelasan dan tanggapan ustadz SA terkait dengan makna dan maksud dari hadits  di atas di dalam PDF berikut:

﷽ Bagaimana hukumnya bertawassul dengan orang shalih yang sudah meninggal? Silahkan ikuti penjelasan dan tanggapan ustadz SA terkait dengan makna dan maksud dari hadits  di atas di dalam PDF berikut:

﷽ Ayat-ayat di bawah ini biasanya digunakan sebagai dalil untuk qadha dan qadar. Bagaimana menurut ustads?  1. Artinya : “Dan Dia menciptakan segala sesuatu, lalu menetapkan ukuran-ukurannya dengan tepat.” (QS.Al-Furqan : 2).  2. Artinya : “Setiap bencana yang menimpa di bumi dan yang menimpa dirimu sendiri, semuanya tertulis dalam Kitab …

error: Copyright © 2020, Sinar Agama - Mulla Shadra Hasan Abu Ammar ra