Sinar Agama

Yayasan Mulla Shadra Hasan Abu Ammar

Kedudukan Fantastis Imam bag: 1 (Tidak ada Ali as tidak dicipta Nabi saww dan tidak ada Fathimah as tidak dicipta keduanya)

﷽ Para nabi yang diutus dari jaman dulu adalah untuk membimbing manusia mencapai maqom yang tertinggi. Tapi karena kemampuan umat, berkembang dari sejak diciptakannya manusia, maka agama yang turun juga berkembang, maka dari itu agama setelahnya lebih sempurna dari sebelumnya. Dan agama yang turun selalunya dirusak oleh umat para nabinya. Jadi, nabi yang datang setelahnya …

Selengkapnya >

Kedudukan Fantastis Imam bag: 4 (Bahwa Orang Syi’ah bertawassul kepada imam Mahdi as dengan surat yang diletakkan di kuburan-kuburan keluarga imam Ali as atau di padang sahara, dll)

﷽ Orang Syi’ah dan Sunni di masa lalu dan sebagian yang sekarang, meyakini bahwa imam Mahdi as sudah lahir tahun 250 H, sebagai putra dari imam Hasan Askari yaitu imam yang ke 11 as. Tapi kita sekarang tidak bisa berkirim surat seperti masih ada wakil yang 4 di abad-abad tiga dan empat itu. Jadi kirim …

Selengkapnya >

Tawassul dan Sekelumit Filsafatnya

﷽ Tawassul adalah pengakuan penerimaan dan pengagungan serta pemuliaan terhadap manusia-manusia mulia yang telah dipilih Tuhan sebagai kekasihNya karena ketaatan yang hebat dari manusia-manusia pilihan tersebut. Dan salah satu Falsafah atau hikmah anjuran bertawasul adalah penerimaan manusia akan apa-apa yang disayang Allah dan harus diimani manusia, seperti para Nabi dan Rasul. Karena itu, jangankan manusia …

Selengkapnya >

Lensa: 8, Inkarnasi Atau Raj’ah?

﷽ Reinkarnasi adalah masuknya ruh lain (manusia) ke dalam badan yang lain pula. Di dalam Filsafat setiap benda memiliki ruhnya tersendiri. Dan sebuah esensi atau spesies adalah yang mencakupi keduanya (badaniah dan ruhaniahnya). Jadi ruh manusia tidak akan bisa masuk ke esensi kambing misalnya karena kambing dikatakan kambing karena terproses dari ruh mani kambing ke …

Selengkapnya >

Pokok-pokok dan Ringkasan Ajaran Syi’ah bag: 1 (Keimanan Syi’ah Terhadap Tuhan)

﷽ Di dalam ajaran Ahlul Bait dalam mengimani Usuluddin atau dasar-dasar agama tidak boleh taklid atau mengikuti melainkan harus dengan memahami dalil dan berdalil. Jika seseorang mengimani Tuhan dan Rasul serta dasar-dasar agama lainnya tidak berdasarkan dalil akal belum disebut mukmin melainkan muslim. Yang dimaksud dengan dalil atau argumen adalah dalil dan argumentasi gamblang atau …

Selengkapnya >

Lensa (bgn 16) : Ke Ma’suman Para Nabi

﷽ Dalam penjelasan filsafat telah dijelaskan bahwa nabi Adam as. ada di bumi. Akan tetapi sebelum bangkit dari tidur pertamanya itu, beliau diperlihatkan tentang surga dan peristiwa sujudnya malaikat dan tidak sujudnya syaithan dan diusirnya syaithan dari surga, dan seterusnya. Semua itu demi pengajarannya sebagai manusia pertama di bumi. Artinya wahyu Tuhan yang berupa mimpi….

Selengkapnya >

Lensa (bgn 27) Qada dan Qadar dalam pandangan Syiah dan Sunni

﷽ Perbedaan mendasar antara Syiah dan Sunni terletak pada imamah. Yaitu kemestian diteruskannya kepemimpinan setelah Nabi saww oleh orang maksum di dalam  ajaran  Syi’ah,  tetapi  sebaliknya  di  Sunni.  Kalau  kita  mau  bicara tentang isi,  walau  tentang  Tuhan,  juga banyak perbedaan. Misalnya Tuhan di pandangan sunni bisa dilihat dengan mata, baik di dunia (bagi sebagian shufi …

Selengkapnya >

Kedudukan Fantastis Imam bag: 5-a (Bahwa imam memegang pemerintahan langit dan bumi)

﷽ Mengapa para malaikat masih menginginkan posisi khilafatullah? Padahal mereka sudah memiliki semua posisi hebat sejak di dunia ini sampai nanti di akhirat? Bagi yang tidak terlalu terhijabi, pasti akan mengatakan bahwa, karena posisi khilafah ini lebih tinggi dari semua posisi malaikat. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa khalifah Tuhan memiliki posisi lebih tinggi dari semua …

Selengkapnya >

error: Copyright © 2020, Sinar Agama - Mulla Shadra Hasan Abu Ammar ra