﷽ Pada jaman-jaman sebelum Islam, biasanya selalu ada imam, walau derajatnya tidak seperti imam dalam Islam. Yakni adanya wali-wali Tuhan yang mencapai insan Kamil. Karena tanpa khalifatullah di muka bumi, maka alam ini bisa berantakan….
Kalam
Kalam
Imamah, Ikhtiar dan Umurnya Yang Masih Kecil
﷽ Segala sesuatu itu memiliki waktu tersendiri. Waktu matahari ini hanya waktunya matahari dan dipakai untuk kemudahan saja. Karena itu, ketuaan yang sesungguhnya itu tidak diukur dengan waktu matahari tapi dengan waktunya sendiri sesuai dengan jangkauannya mencapai kesempurnaan. Karena itu, kesenioran manusia itu bukan ditentukan oleh putaran matahari, akan tetapi oleh gerakan dirinya sendiri. Kalau …
Imam Ali as Itu Bukan Syi’ah, Tapi Disyi’ah-i
﷽ Syi’ah artinya adalah “pengikut”. Dan imam Ali as adalah yang diikuti sebagaimanada Sabda Rasul yang berbunyi: “Demi jiwaku yang ada di TanganNya, sesungguhnya dia -Ali- dan syi’ahnya (pengikutnya) adalah orang-orang yang berjaya/menang di hari kiamat” Karena itu aliran Syi’ah itu didirikan oleh Allah dan NabiNya sendiri. Karena Nabi saww tidak mengucapkan apapun selain wahyu. …
Dunia Tidak Pernah Sepi Dari HujjahNya dan Ayah-Ayah Nabi saww Bisa Saja Juga Nabi
﷽ Dikatakan bahwa dalam setiap zaman harus ada Hujjatullah (tidak bisa kosong dari para Hujjah) dan masing-masing Hujjah mewarisi kepemimpinan pada Washinya masing-masing, yang menjadi pertanyaan adalah: Siapakah yang mewarisi kepemimpinan pada Kanjeng Nabi saww? Dan apakah Imam Ali as dan para shahabat yang lainnya pernah mengenal sang Hujjah tersebut? Silahkan simak tanggapan ustadz SA …
Dialog Tentang Pluralisme’
﷽ Plural arti katanya bermakna “majemuk”. Akan tetapi John Hick pencetus pemikiran pluralisme mencetuskan apa yang ia istilahkan sebagai “Pluralism”, yakni “Kebenaran Majemuk” atau “Semua Benar”. Peristiwa itu bermula dari pergaulannya. Ia memiliki banyak teman dari berbagai agama. Terutama Islam/muslim. Teman-temannya, setelah ia perhatikan, juga sangat taat dalam beragama sesuai dengan agamanya masing-masing. Terutama muslim …
Beda Adil dan Makshum
﷽ Salah satu perbedaan antara adil (tidak melakukan dosa besar dan kecil) yang biasa disebut dengan makshum dari dosa dengan makshumnya para Nabi as dan Imam as, adalah bahwa ketidakberdosaan adil adalah bersifat lahiriah, dan ketidakberdosaan makshum adalah lahir batin. Maksudnya adalah keyakinan kepada ketidakberdosaan kita kepada adil itu bisa disandarkan kepada lahiriahnya saja, artinya …
Bada’ (perubahan)
﷽ Bada’ di dalam istilah ilmu Kalam bermakna merubah ketentuan dari sesuatu yang sudah ditentukan. Misalnya, ketika seseorang itu melakukan dosa, maka ditentukan dan ditulis oleh Allah melalui malaikatNya sebagai “Pendosa” dan sebagai “Yang terazab”. Tetapi kalau nanti orang tersebut bertaubat, maka ketentuan tadi dirubah menjadi “Yang bertaubat” atau “Masuk surga”. Atau misalnya, seseorang karena …
Arti Tuhan Mengangkat dan Menjatuhkan Pemimpin/raja yang Dikehendaki
﷽ Mengapa segala urusan dan kejadian di muka bumi dikembalikan kepada Allah hingga seakan-akan Tuhanlah penentu semuanya? Jawabnya adalah karena, Tuhan adalah sebabnya para sebab dan sebab akhir dari semua keberadaan. Dengan kata lain, Tuhan adalah sebab hakiki bagi semua kejadian di alam ini walaupun hal itu adalah perbuatan dan pilihan manusia itu sendiri. Karena …
Allah itu di Langit?
﷽ Memakrifati Allah sebagai Wujud atau Zat Tak Terbatas, akan mengikis kemerasaberadaan dan kemuliaan dirinya sendiri. Karena itu, semakin ia menyembahNya, semakin tidak melihat diri dan kebaikannya serta melihat dirinya yang tersisa, lebih buruk dari yang lainnya. Di sini, dia tidak akan pernah terganggu dengan kesombongan. Karena dia semakin meniada…..
Wahdatu al-Wujud- Bag: 7
﷽ Benarkah pada tahun 685 Pernah Terjadi Hujan Darah? Ustadz menyinggung secara sederhana beberapa Mu’jizat Para Nabi Sehingga untuk sementara dari komentar ustadz tersebut saya mengambil kesimpulan sementara bahwa Mu’jizat adalah sebuah Fenomena Sebab – AKibat yang tidak diantarai oleh waktu sebagaimana kejadian alamiah umum…. Silahkan simak penjelasan dan tanggapan ustadz SA dalam PDF berikut:
Tujuan atau Hikmah Penciptaan?
﷽ Banyak juga orang yang memikirkan ciptaan dari sisi tujuannya. Biasanya dengan menanyakan: “Mengapa Tuhan mencipta makhluk? Kalau Tuhan tidak punya tujuan, maka Tuhan telah melakukan perbuatan sia-sia dimana hal ini tidak sesuai dengan ke-Hakiman dan ke-Bijakan serta ke-Pandai-anNya, dan kalau punya tujuan, berarti Tuhan menyempurna dimana hal ini tidak sesuai dengan ke-Tidak TerbatasanNya?” Ikuti …
Lensa (Bgn 5) Macam-Macam Keyakinan
﷽ Keyakinan seseorang memiliki gradasi. Ada yang keyakinannya setingkat ilmul yakin yaitu keyakinan yang diperoleh melalui argumentasi dan dali-dalil, tingkatan di atasnya adalah ainul yakin, yaitu keyakinan yang didapat melalui penglihatan. Baik penglihatan materi (melalui panca indra) atau non materi melalu kasyaf. Dan tahap keyakinan yang tertinggi adalah haqqul yakin, yaitu yakin yang dicapai dengan …
