Sinar Agama

Yayasan Mulla Shadra Hasan Abu Ammar

Kemutlakan “Taatlah pada Allah, dan taatlah pada Rasul dan pemimpin diantara kalian!”

﷽ Tuhan sudah mengatakan: “Taatlah pada Allah, dan taatlah pada Rasul dan pemimpin diantara kalian!” Nah, yang di’athf atau di-dan-kan pada Rasul dan pemimpin diantara kalian itu, adalah ketaatan pada Tuhan itu dimana ketaatan tersebut adalah mutlak (dalam segala perintahnya). Dengan demikian, maka taat pada Rasul saww dan pemimpin itu adalah mutlak….

Selengkapnya >

Dialog : Konsep Imamah, Keghaiban dan Kemunculan Imam Mahdi as.

﷽ Setelah imam Mahdi as keluar dan memerintah dengan pemerintahan Islam di seluruh dunia, lalu setelah itu beliau wafat lalu setelah wafatnya beliau itulah maka keluar apa-apa yang disebut dengan 12 Mahdi. Dan juga yang mereka itu (kalau haditsnya shahih dimana ulama juga mensyarati hadisnya shahih) adalah anak-anak imam Mahdi as……

Selengkapnya >

Tanggungjawab Berwilayah (Imam)

﷽ Kalau dari sisi keadilan ilahiah bilamana risalah imamah tidak sampai ke seseorang maka dia akan masuk dalam golongan “orang-orang yang ditangguhkan”, bagaimana kira-kira posisi orang yang sudah disampaikan risalah imamah kepadanya namun dia tetap tidak mengikutinya? Silahkan ikuti penjelasan ustad SA terkait dengan pertanyaan-pertanyaan di atas di dalam PDF berikut:

Selengkapnya >

Hubungan Konsep Imamah dan Wilayatul Faqih

﷽ Syi’ah meyakini bahwa masalah kepemimpinan/imamah setelah Rasulullah saww ditentukan berdasarkan wasiat beliau. Tetapi kenyataannya berbeda dengan konsep wilayatul faqih dimana dalam masalah kepemimpinan itu ternyata ditentukan berdasarkan hasil musyawarah. Tidak mungkinkah imam Mahdi as menunjuk wakilnya secara langsung? Silahkan ikuti penjelasan ustad SA terkait dengan pertanyaan-pertanyaan di atas di dalam PDF berikut:

Selengkapnya >

Nash Keimamahan Imam Ali as dan 12 Imam

﷽ – Mengapa sampai sekarang nash/teks hadits wasiat Rasulullah tentang imamah Ali tidak ditemuk an? – Jika ada, mengapa Ali membiarkan Abu Bakar, Umar, dan Usman menjadi Khalifah, sementara wasiat ‘Klaim Syiah menyatakan Ali dan keluarganya yang lebih berhak? – Lalu mengapa pula, Sayyiduna Hasan Ibn Ali dengan senang hati menyerahkan Khilafah kepada Mu’awiyah? – …

Selengkapnya >

Damainya Imam Hasan as dengan Mu’awiyyah

﷽ Bai’atnya para makshumin as dengan orang-orang yang mengangkat dirinya sebagai khalifah, bukan karena keridhaan, tapi karena keterpaksaan dan demi menjaga keterbunuhan. Bayangkan, satu suku besar Bani Tamiim, diserbu dengan mengangkat Khalid Bin Walid menjadi panglima, karena tidak taat pada kekhalifahannya dan mambagi-bagikan zakat secara langsung kepada yang berhak tanpa melalui kekhalifahan pada jamannya. Sampai-sampai …

Selengkapnya >

Raj’ah

﷽ Raj’ah adalah kembalinya manusia tertentu ke kehidupan dunia setelah matinya. Artinya, setelah ia mati, maka dia hidup kembali di dunia ini, baik lama atau sebentar. Semua itu dengan ijin Allah. Dan salah satu hikmah Raj’ah di akhir zaman nanti adalah untuk menguatkan bukti keimamahan imam Mahdi as. Menegakkan keadilan bagi para pengejek Islam selama ini…..

Selengkapnya >

Menangis dan Memaktami Orang Mati Serta Fitnah Terhadap Syi’ah bag: 2

﷽ Kafir bermakna menutupi. Yakni menutupi matahatinya sehingga mengingkari Tuhan dan apa-apa yang datang dariNya. Kafir banyak ragamnya tidak hanya pengingkaran terhadap Tuhan, seperti kafir nikmat dimana istilah ini terdapat di Syiah maupun di Sunni. Ada juga istilah kafir imamah yaitu yang ingkar terhadap keimamahan Amirulmukminin Ali as dan sebelas imam-imam lainnya. kafir imamah ini …

Selengkapnya >

Imamah, Ikhtiar dan Umurnya Yang Masih Kecil

﷽ Segala sesuatu itu memiliki waktu tersendiri. Waktu matahari ini hanya waktunya matahari dan dipakai untuk kemudahan saja. Karena itu, ketuaan yang sesungguhnya itu tidak diukur dengan waktu matahari tapi dengan waktunya sendiri sesuai dengan jangkauannya mencapai kesempurnaan. Karena itu, kesenioran manusia itu bukan ditentukan oleh putaran matahari, akan tetapi oleh gerakan dirinya sendiri. Kalau …

Selengkapnya >

Imam Ali as Itu Bukan Syi’ah, Tapi Disyi’ah-i

﷽ Syi’ah artinya adalah “pengikut”. Dan imam Ali as adalah yang diikuti sebagaimanada Sabda Rasul yang berbunyi: “Demi jiwaku yang ada di TanganNya, sesungguhnya dia -Ali- dan syi’ahnya (pengikutnya) adalah orang-orang yang berjaya/menang di hari kiamat” Karena itu aliran Syi’ah itu didirikan oleh Allah dan NabiNya sendiri. Karena Nabi saww tidak mengucapkan apapun selain wahyu. …

Selengkapnya >

error: Copyright © 2020, Sinar Agama - Mulla Shadra Hasan Abu Ammar ra