﷽ Doa, adalah akibat yang muncul dari sebab yang bernama manusia. Dan karena doa itu ditujukan kepada Allah swt. Tuhan adalah Wujud Mutlak. Artinya tidak memiliki esensi. Artinya tidak memiliki batasan. Karena itu, ketika Ia adalah Wujud seperti itu, maka Ia tidak akan pernah mengakibatkan keburukan apapun, baik yang berupa bencana, kesesatan atau bahkan siksa …
Akhlaq
Akhlaq
Doa Yang Tidak Mungkin Terkabul
﷽ Lanjutan diskusi tentang doa yang tidak mungkin diterima. Bahwasanya kebenaran harus disampaikan dengan dalil dan argumentasi yang jelas dan gamblang dan santun pada siapapun. …..
Dosa Ulama dan Orang Biasa
﷽ Maksiat kalau masih di dalam benak dan belum dilakukan tidak dihukumi dosa. Silahkan simak diskusi Ustadz SA dengan teman-teman seputar Dosa orang biasa dan dosa Ulama di dalam PDF berikut:
Doa Yang Tidak Akan Pernah Diterima Allah
﷽ Salah satu doa yang pasti tidak akan pernah diterima Allah, adalah doa yang meminta tidak disampaikannya dan tidak menyebarnya kebenaran di tengah-tengah masyarakat. Ikuti diskusi ust SA dengan teman-teman seputar doa di dalam PDF berikut:
Pencuri Teriak Pencuri
﷽ Orang-orang arif mengatakan: “Dirimu sendiri, adalah patung yang paling besar.” Ikuti penjelasan ust SA di dalam PDF berikut:
Krisis Kepemimpinan, Kedipimpinan/ kemakmuman, Kemanusiaan, Akal, Agama dan Keadilan.
﷽ Untuk mengerti ujian dan harganya serta jalan keluarnya, kita mesti tahu terlebihdahulu apa itu manusia dan kemanusiaan serta tujuan atau hikmah penciptaannya. Karena tanpa itu, maka nantinya akan merasa sejajar semuanya hanya gara-gara sama-sama dapat ujian. Petaka yang menimpa seseorang atau suatu masyarakat, bisa berupa hukuman dan bisa berupa ujian murni. Yakni kapan saja …
Cara Mencari Ilmu dan Berguru
﷽ Imam Ali as bersabda yang bunyinya kurang lebih adalah: “Ambillah hikmah (yang kuat dalilnya) dari siapapun orangnya.” Maksudnya kurang lebih adalah: Seseorang dengan melihat obyek pelajarannya belajar kepada siapa saja, atau belajar kepada yang tidak dikenalpun, boleh-boleh saja. Misalnya Kalau yang dipelajari tentang akidah, maka yang dilihat adalah dalilnya. Karena dalam akidah tidak boleh taqlid. …
Besar Pasak Dari Pada Tiang
﷽ Nabi saww bersabda yang kurang lebihnya adalah: “Sebagaimana kamu berbuat, seperti itu pula kamu akan mendapat balasan”. Mungkin salah satu makna dari sabda Nabi saww disini adalah, ukurlah yang kamu keluarkan itu dengan pendapatanmu, karena semua yang kamu keluarkan itu akan menjadi ukuran balasannya….
Bada’ (perubahan)
﷽ Bada’ di dalam istilah ilmu Kalam bermakna merubah ketentuan dari sesuatu yang sudah ditentukan. Misalnya, ketika seseorang itu melakukan dosa, maka ditentukan dan ditulis oleh Allah melalui malaikatNya sebagai “Pendosa” dan sebagai “Yang terazab”. Tetapi kalau nanti orang tersebut bertaubat, maka ketentuan tadi dirubah menjadi “Yang bertaubat” atau “Masuk surga”. Atau misalnya, seseorang karena …
Antara Harta dan Nyawa Bagi Liberalisme Dunia
﷽ Amerika, yang dikenal dengan negara Syam sebenarnya berada di tangan para pengusaha. Di Amerika puluhan ribu orang mati, warganya saling tembak sendiri. Peristiwa saling tembak puluhan kali bahkan ratusan kali terjadi penembakan brutal yang menelan korban anak-anak dan rakyatnya. Tapi semua itu, tidak mencegah para pengusaha senjata di sana untuk menghentikan usahanya menjual senjata. …
Akhlak dan Fiqih
﷽ Kalau yang dimaksudkan dengan akhlak yang terdapat di dalam hadits Nabi saww yang bersabda: “Aku diutus Tuhan untuk menyempurnakan Akhlak”, maka akhlak ini meliputi seluruh ajaran Islam. Karena itulah yang dibawa Nabi saww. Jadi, semua ajaran Nabi saww masuk di dalamnya diantaranya adalah: akidah, fikih, akhlak, politik, ekonomi, budaya, ilmu-ilmu Qur’an dan hadits …..dan …
Akal itu Yang Menaati Allah dan Berusaha Menggapai Surga
﷽ Definis akal di dalam riwayat yang diriwayatkan oleh imam Jakfar Shodiq as adalah: Apa-apa yang dengannya Allah swt ditaati dan disembah dan dengannya Surga digapai. Salah satu tafsiran yang bisa diraba dari riwayat ini adalah: Akal memiliki dua makna secara hakiki: Pertama, memahami sesuatu dengan benar dan dengan dalil gamblang. Ke dua, memahami bahwa …
