﷽ Ketika pandangan kita adalah wahdatu al-wujuud, maka jelas bahwa wujud itu bukan hanya terpadu, akan tetapi satu secara hakiki dan hanya milik Tuhan… Silahkan ikuti kelanjutan dari penjelasan alm ustadz SA terkait dalam masalah in di dalam PDF berimkut:
Filsafat
Filsafat
Ilmu Hushuli, Hudhuri, Akal dan Hati
﷽ Saya mengetahui kebenaran-kebenaran itu secara teoritis, seperti Allah itu maha kuasa dan maha melihat, tapi dengan mudahnya saya bisa berbuat dosa atau tidak menjalankan perintah-perintahNya seolah-olah Allah tidak melihat saya. Ustadz, saya malu mengaku pengikut Allah dan utusanNya. Berilah saya arahan ustadz, agar kebenaran ini tidak hanya pupus di pahaman tapi berlanjut ke kelakuan. …
Ide/Khayal/Gambaran-Menyambung dan Terpisah
﷽ Apa yang dimaksud dengan imaji muttasil dan munfasil? Silahkan ikuti penjelasan almarhum ustadz SA terkait dengan pertanyaan di atas di dalam PDF berikut:
Gender dan Pluralisme dalam Islam dan Filsafat seri tanya jawab Muhammad Dudi Hari Saputra d
﷽ Ruh manusia itu tidak terikat gender (jenis kelamin) baik pria dan wanita. Dan ketika ruh berada di alam barzakh, gender yang bentuk Fisik manusia itu sirna. Pertanyaannya; Bagaimana jika dikomparasikan dengan al-Qur’an yang ada mengatakan para bidadari di surga, bukankah bidadari itu wanita? Silahkan ikuti penjelasan alm ustadz SA terkait dengan pertanyaan di atas …
Dejavu dalam Filsafat
﷽ Ulama kita seperti Mullah Shadra ra dan ulama sebelumnya sudah sering menjelaskan tentang Dejavu dan, sudah tentu tidak bersumber pada sebab-sebab materialis selayaknya peneliti-peneliti materialisme. Dan bahkan para filosof Yunani kuno juga sudah menjelaskannya. … Silahkan ikuti penjelasan alm ust SA terkait dengan masalah ini di dalam PDF berikut:
Beda Logika dan Filsafat
﷽ Ilmu Logika, adalah ilmu berfikir yang, topik bahasannya dua macam, Definisi dan Argumentasi. Yang dimaksud Definisi adalah mendefinisikan sesuatu sebaik mungkin untuk mengetahui esensi atau mahiyyahnya. Dan yang dimaksud Argumentasi adalah penyusunan proposisi-proposisi minor dan mayor hingga menghasilkan hasil yang benar dan baik. Ingat, maksudnya adalah MENYUSUN PREMIS-PREMISNYA, bukan menyusun kalimat atau hubungan dalam …
Agama, Ajaran Agama (naqli) dan Akal
﷽ Apakah filsafat yang melahirkan agama? Atau agama yang melahirkan filsafat? Jawab: Filsafat adalah pembahasan tentang wujud. Karena itu ia membahas apa saja yang berbau wujud. Wujud Tuhan, agama dan akhirat dan apa saja,…. merupakan obyek bahasan filsafat. … Silahkan ikuti kelanjutan penjelasan alm ustadz SA terkait dengan pertanyaan di atas di dalam PDF berikut:
Tuhan itu Wajib Difikirkan
﷽ Seseorang memberikan statemen sebagai berikut: “Semua itu adalah DzatNya Allah. Jika tiada Dzat semua tidak akan ada karena Allahlah yang bersifat wal awal wal akhir (asmaul husna). Jika kita membahas seperti itu sungguh tiada yang mampu untuk dipikirkan atas kuasaNya tidak bisa mencapai ilmu kita dengan ilmuNya Allah, menghitung nikmatNya saja belum bisa).” Silahkan …
Tuhan itu Bukan tuhan
﷽ Dikatakan dari argumentasi para filosuf Islam, adalah mustahil untuk mengenal sifat-sifat Allah secara langsung (hakiki), yang kita bisa ketahui hanyalah bayangan sifat Allah dari idrak manusia, dan tentu ini akan menjadi Huduts (sifat baru) yang nanti akan terbagi menjadi sifat tsubutiyah dan salbiyah. Tapi bagaimana dengan penetapan akal mengenai dalil sebab-akibat bahwa Allah (wajibul …
Penjelasan Singkat atas Pandangan Filsafat Ayatullah Syeikh Ghola Reza Fayyazi
﷽ Sebuah ledakan besar mengguncang dunia filsafat Hawzah Qom. Sebuah mazhab filsafat baru muncul di tengah dominasi berabad Sadraisme… Silahkan simak tanggapan alm ust SA terkait dengan statemen di atas di dalam PDF berikut:
Predikasi, Negasi dan Predikasi Negasi
﷽ Dalam filsafat hikmah saya mendapati kesulitan dalam memahami proposisi Affirmasi dan Negasi, terutama mengenai proposisi affirmasi dengan predikat yang menyimpang, juga mengenai adanya perbedaan antara ”hubungan negasi” dan ”negasi hubungan”. Dimana letak perbedaannya?
Ruh Platonis + Ruh Aretotlis = Ruh Mulla Shadrais
﷽ Sebagian guru sufi mengatakan bahwa manusia sebelum lahir ke dunia, manusia dalam keadaan suci dan sudah mengimani Allah sebagai penciptanya (bahkan ada yang menganggap sudah shalat di alam jabarut). Pertanyaannya, mengapa manusia yang ”katanya” suci tadi ketika diciptakan di Dunia bisa lupa dengan semua itu bahkan menolak Allah, jika melihat konsep ini, mirip sekali …
