HUKUM MENDENGARKAN CURHAT

Jika ada suami isteri yang berselisih, lalu salah satu pihak curhat sama kita, apa yang harus kita lakukan. Apakah boleh kita mengambil kesimpulan dengan hanya mendengar dari satu pihak saja? Atau sebaiknya kita mendengar dari kedua belah pihak baru bisa mengambil kesimpulan dan menyarankan jalan yang menurut kita baik?

Silahkan ikuti penjelasan ustadz SA terkait dengan pertanyaan-pertanyaan di atas di dalam PDF berikut:

Please wait while flipbook is loading. For more related info, FAQs and issues please refer to DearFlip WordPress Flipbook Plugin Help documentation.

BACA JUGA:  Hukum Menolak Wali Faqih Muthlaqah

Leave a Reply

Alamat email anda tidak akan di publikasikan. Bidang yang harus diisi ditandai *

error: Copyright © 2020, Sinar Agama - Mulla Shadra Hasan Abu Ammar ra