Tentang Sholat Maghrib dan Isya

Mengapa di Syi’ah waktu Maghrib dan Isyanya selalu digabung? Yang manakah lebih utama kedudukan pahala nya (dipisah atau digabung)?

Silahkan ikuti penjelasan dan tanggapan ustadz SA terkait dengan makna dan maksud dari hadits  di atas di dalam PDF berikut:

Please wait while flipbook is loading. For more related info, FAQs and issues please refer to DearFlip WordPress Flipbook Plugin Help documentation.

BACA JUGA:  Taqlid Pada Marja’ (walifakih) Dalam Fikih dan Berdalil Dalam Akidah

Leave a Reply

Alamat email anda tidak akan di publikasikan. Bidang yang harus diisi ditandai *

error: Copyright © 2020, Sinar Agama - Mulla Shadra Hasan Abu Ammar ra