﷽ Perlu diingat bahwa perubahan dari dosa kepada pahala itu bukan gratisan. Karena iman itu lebih besar pahalanya dari ibadah-ibadah lahiriah. Yakni akidah, lebih tinggi dari fikih sekalipun fikih wajib ditaati dan yang tidak menaatinya akan dimasukkan neraka walau, ada yang akan diampuni kalau dikehendakiNya. Yang jadi masalah, adalah kita tidak bisa memastikan bahwa kitalah …
Irfan
Irfan
Hakikat Manusia
﷽ Ada yang bertanya: Apakh hakikat dari manusia itu? Menjadi manusia itu “capek”, karena harus melaksanakan segala aturan-aturan, dan semuanya akan dimintai pertanggung jawaban. Hal ini berbeda dengan malaikat yang tampaknya di posisi yang aman. Mohon pencerahannya ustad? Silahkan Simak tanggapan ustad SA terkait pertanyaan di atas di dalam PDF berikut:
Peristiwa Pengorbanan Nabi Ismail Oleh Nabi Ibrahim dalam Pandangan Filosofis
﷽ Bagaimana penafsiran secara filosofis mengenai peristiwa pengorbanan yang dilaksanakan Nabi Ibrahim as dengan menyembelih anaknya, yakni nabi Ismail as. Sementara, pengetahuan para Nabi meliputi setiap kejadian tanpa batasan ruang dan waktu. Dengan begitu, apakah pengorbanan dalam kasus di atas masih bermakna? Ikuti tanggapan Ustadz SA terkait pertanyaan di atas di dalam PDF berikut:
“Filsafat Laknat Allah”
﷽ Tuhan adalah Zat yang sempurna dan tidak terbatas. Oleh karena itu Dia hanya memiliki kesempurnaan dan tidak memiliki kekurangan sedikitpun. Karena itu, Dia selalu menyinari, menghidayahi, menyantuni, merahmati dan seterusnya dan tidak pernah sebaliknya. Dengan demikian pahaman laknat, menyesatkan, murka dan semacamnya, harus dicarikan makna yang sepadan dengan ZatNya. Artinya, yang sesuai dengan kesucianNya …
Filsafat Kesempurnaan
﷽ Kesempurnaan itu adalah tidak adanya kekurangan. Akan tetapi ketidak adaan kekurangan ini harus sesuai dengan ekstensinya masing-masing. Kalau ekstensinya tidak terbatas, maka kesempurnaannya adalah tidak adanya kekurangan apapun sekalipun perubahan. Dan kalau terbatas alias terqadar, maka sempurnanya adalah tidak adanya kekuarangan sesuai dengan qadarnya itu. Bukti kesempurnaan Tuhan, Intinya adalah karena semua keberadaan yang …
Wahdatulwujud Dalam Pandangan Filsafat Mulla Shadra ra, Masysyaa’ dan Irfan
﷽ Wujud Kalau dilihat dari sisi filsafat, hanya ada satu, tapi bergradasi. Yaitu perbedaannya kembali ke persamaannya, yaitu wujud itu sendiri. Jadi, maksud gradasi adalah wujud yang bertingkat yang dibedakan dari sisi wujudnya, bukan esensinya. Tapi kalau dilihat dari Irfan, maka wujud itu memang hanya satu dan yang terlihat banyak ini hanyalah esensi saja. Dan …
Wahdatu Al-Wujud (Bgn: 3)
﷽ Bagaimanakah tingkatan-tingkatan wujud dalam keber”ada”annya, sebagimana yang dimaksud Mulla Shadra ? Apakah tingkatan-tingkatan wujud tersebut bersifat kekal sejak adanya atau mengalami evolusi, perubahan, perombakan, atau bahkan pemusnahan ? Apakah alam materi yang sekarang ini merupakan alam materi pertama.. lalu, apakah ada penciptaan makhluk di alam materi setelah hari pembalasan ? Silahkan disimak ulasan dan …
Wahdatul Al-Wujud (Bgn: 4)
﷽ Mohon Dijelaskan Tentang Kitab Lauhul Mahfuzh dan Pandangan Mulla Shadra tentang Konsep Empat Tahapan Perjalanan Manusia (Dalam Kajian Filsafat dan Irfan). Selamat menikmati ulasan dan penjelasan ustadz SA di PDF berikut:….
Lanjutan Wahdatu Al-Wujud (Bgn: 5) Tahap 1,
﷽ Dari satu sisi ilmu memiliki dua bagian. Yang pertama adalah Ilmu Hushuli yaitu ilmu yang diketahui akal melalui gambaran obyek ilmu, walau dia juga disebut sebagai obyek ilmu tetapi karena penisbahan ilmunya atau infonya kepada obyek luar akalnya, maka ia dikatakan ilmu hushuli. Dan yang ke dua adalah Ilmu Hudhuri yaitu ilmu yang didapat …
Wahdatu Al-Wujud (Bgn: 5)
﷽ Setiap orang yang mampu melakukan empat perjalanan, akan menempati posisi hakikat kewilayahan. Orang yang sampai ke maqam itu, secara otomatis akan memiliki semua yang dimiliki seorang imam. Akan tetapi kalau dia seorang perempuan tidak bisa menjabat sebagai imam dalam Islam, oleh karena itu Hadh Fathimah as tidak diangkat menjadi imam oleh Allah swt hingga …
Wahdatu Al-Wujud, bag: 8 (Hakikat Kesaksian atau Syahadat Kepada Nabi Muhammad saww)
﷽ Ketika diwajibkan bagi kita untuk menshalawati Nabi saww dan Ahlulbaitnya as, maka sudah tentu memiliki hikmah di dalamnya. Dan salah satunya adalah supaya manusia tetap punya hubungan dengan mereka as. Karena hubungan ini, walau hanya hubungan ingatan saja, akan tetap bermanfaat bagi kita, karena keingatan kita akan membuat semakin mencintai dan meniru mereka as. …
Wahdatu Al-Wujud, bag: 9
﷽ Mohon penjelasan tentang sabda-sabda suci ini: 1 – Wallahi, kami Ahlulbayt adalah Asmaul Husna. 2 – Aku adalah Ahmad tanpa mim. Silahkan simak tanggapan dan penjelasan ustadz SA terkait pertanyaan di atas di PDF berikut:
